News

Kenali Gejala Kanker Payudara Sebelum Terlambat

Selain kanker serviks, kanker payudara merupakan salah satu kanker yang bisa mengancam wanita. Sel kanker ini dapat terbentuk pada lobulus (kelenjar yang menghasilkan susu), duktus (saluran yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara) maupun di jaringan lemak atau jaringan ikat pada payudara.

Hingga saat ini, masih belum diketahui penyebab pasti kanker payudara. Namun penyakit ini muncul karena adanya kerusakan sel dan perubahan sifat genetik pada jaringan payudara. Ada beberapa hal yang seringkali dikaitkan dapat meningkatkan risiko kanker payudara, yaitu gaya hidup, adanya ganggujan hormon, obesitas, serta paparan radiasi dan keturunan. Ya, seorang wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara jika terdapat riwayat kanker payudara pada keluarganya. Oleh karena itu, anda perlu mengenal gejala – gejala sebagai berikut :

  • Berubahnya warna kulit pada payudara

Terkadang, perubahan warna kulit ini disalahartikan sebagai infeksi. Padahal jika tidak yakin dengan adanya benjolan pada payudara, perubahan warna kulit ini sudah harus membuat Anda lebih waspada. Ciri perubahannya dapat terlihat saat kulit payudara menjadi kemerahan seperti iritasi, tekstur dan warna kulitnya seperti kulit jeruk, serta permukaan kulit yang terkena kanker akan menebal dan tampak berlekuk.

  •  Adanya benjolan pada payudara

Tanda awal munculnya kanker payudara adalah adanya benjolan pada payudara. Benjolan inipun tidak selalu terasa sakit dan dapat teraba jika Anda melakukan pemeriksaan sendiri di rumah. Namun, tidak semua benjolan yang muncul pada payudara bersifat kanker.

  •  Adanya benjolan pada ketiak

Walaupun kanker payudara, namun benjolan pada ketiak juga perlu diwaspadai. Hal ini dikarenakan jaringan payudara meluas hingga di bawah ketiak. Sehingga kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah ketiak.

  • Sakit pada puting

Pada stadium 1 akan muncul perubahan pada bagian puting yang disertai dengan rasa nyeri. Pada beberapa kasus adapula yang mengeluarkan cairan tidak normal, serta puting akan lebih masuk ke dalam.

Untuk mengenali gejala kanker payudara, Anda dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulannya. Sehingga dapat membantu Anda mengenali jaringan payudara sendiri, serta merasakan jika terdapat kejanggalan pada payudara, dan gejala kanker dapat diketahui sedini mungkin. Selain itu, pemeriksaan dini kanker payudara juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik payudara dengan Dokter Spesialis, serta mammografi atau USG payudara.

Kanker payudara tidak kalah mematikannya dengan kanker serviks. Oleh karena itu, semakin cepat penyakit ini terdeteksi, maka semakin besar pula angka keberhasilan pengobatannya. Sebagai pencegahan, ada baiknya jika Anda dapat menjaga pola makan, serta menjalani pola hidup sehat. Jika merasa adanya potensi terkena kanker payudara karena ada anggota keluarga yang menderita kanker, tidak ada salahnya jika langsung berkonsultasi dengan dokter.


Ditinjau Oleh dr. Agustine Asie, SpB