Saat ini kanker tak bisa lagi dikatakan sebagai penyakit yang muncul pada usia tua. Pada sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini, ditemukan bahwa beberapa tipe kanker meningkat secara drastis pada orang muda.

Penelitian yang terbit dalam Lancet Public Health dari American Cancer Society ini menganalisis data selama 20 tahun dari peserta penelitian yang sudah didiagnosa kanker berusia 25 tahun hingga 84 tahun. Hasilnya mengejutkan, yakni ditemukan peningkatan angka kanker pada orang berusia 25 tahun dan 49 tahun, khususnya jenis kanker yang berhubungan dengan obesitas.

Dari 12 jenis kanker yang terkait dengan obesitas yang diteliti, enam jenisnya menunjukkan lonjakan pada anak muda yang diteliti. Kanker tersebut adalah kanker kolorektal, endometrium, kantung empedu, ginjal, pankreas, multipel mieoloma, dan kanker sel plasma-kanker yang biasanya muncul pada pasien berusia 60 atau 70 tahunan.

Penelitian ini memang tidak berfokus pada penyebab spesifik dari peningkatan jenis kanker-kanker ini. Namun, dari penelitian ini didapatkan hipotesis bahwa tren tersebut mungkin dipengaruhi oleh kelebihan berat badan dan obesitas.

Dari penelitian terpisah yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa berat badan berlebih memang menyumbang hingga 60% pada kanker endometrium, 36% pada kanker kantung empedu, 33% pada kanker ginjal, 17% pada kanker pankreas, dan 11% pada beberapa kanker miolema.

Penelitian ini memang dilakukan di Amerika, namun Anda tetap harus waspada terhadap tren ini. Itulah sebabnya, melakukan langkah pencegahan sangat disarankan sejak dini. Membiasakan diri untuk berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu Anda mencegah kanker.

Sumber : www.1health.id

 

RS Juwita Bekasi 2015