Laboratorium Kandungan Mata Mata Radiologi Saraf Saraf dr-novita

Sejumlah 80 juta pria dewasa di Amerika di diagnosa hipertensi. Di Indonesia prevalensi hipertensi adalah sebesar 26,5 % artinya 1 dari 3 penduduk menderita hipertensi yang jumlahnya makin meningkat seiring dengan peningkatan usia.

Pengertian

Kondisi peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Sistolik adalah tekanan pada pembuluh darah saat jantung memompa darah. Diastolik adalah tekanan pada pembuluh darah saat jantung berelaksasi.

Klasifikasi Hipertensi

Kategori Tekanan Darah Sistolik Tekanan Darah Diastolik Normal ≤ 120 mmHg dan < 80 mmHg Pre-Hipertensi 120 - 139 mmHg (atau) 80 - 89 mmHg Stadium 1 140 - 159 mmHg (atau) 90 - 99 mmHg Stadium 2 ≥ 160 mmHg (atau) ≥ 100 mmHg

Gejala

Penyakit Hipertensi timbul mulai tanpa gejala sampai ada gejala.

Sakit kepala/nyeri kepala Leher kaku Jantung berdebar-debar Rasa sakit di dada Faktor terkena penyakit hipertensi Riwayat pola makan (konsumsi garam berlebihan) Konsumsi alkohol Kurang aktivitas olah raga Kebiasaan merokok Obesitas (Kegemukan) Penyakit Dislipidemia Diabetes Melitus Stress Komplikasi Serangan jantung Gagal Ginjal Gangguan pada mata Kematian

Pengobatan / pengelolaan

Periksalah ke dokter anda untuk evaluasi keberhasilan pengobatan serta deteksi dini kemungkinan gangguan tubuh lain dari terjadinya komplikasi . Memperbaiki gaya hidup Mempertahankan berat badan ideal Mengurangi asupan garam atau makanan yang mengandung garam. Cukup mengkonsumsi buah dan sayuran Olah raga yang teratur sesuai kondisi badan anda Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol Berhenti merokok Mengurangi stress

RS Juwita Bekasi 2015